Demo Rompi Kuning Diwarnai Bentrok, Presiden Perancis: Memalukan!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 25 November 2018, 14:47 WIB
Demo Rompi Kuning Diwarnai Bentrok, Presiden Perancis: Memalukan<i>!</i>
Bentrok di Perancis/BBC
rmol news logo Presiden Perancis Emmanuel Macron mengecam demonstran yang bentrok dengan polisi di tengah aksi unjuk rasa kenaikan harga bahan bakar di Paris pada Sabtu (24/11).

"Memalukan pada orang-orang yang menyerang," tulisnya di akun Twitternya.

"Tidak ada tempat untuk kekerasan di Republik (Perancis)." sambungnya,

Bentrok terjadi di Champs-Elysées Parik ketika polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan para demonstran.

Aksi unjuk rasa dilakukan sebagai gerakan rompi kuning dan merupakan aksi kedua yang dilakukan sejak sepekan terakhir. Aksi itu mulanya dilakukan untuk memprotes kebijakan Macron yang menaikan harga bahan bakar.

Namun aksi semakin berkembang menjadi kemarahan pada meningkatnya biaya hidup, khususnya di daerah pedesaan, dan keluhan lainnya terhadap kebijakan Macron. Salah satu tuntutan demo adalah agar Macron mundur dari jabatannya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA