Demikian disampaikan Wapres Jusuf Kalla (JK) di hari kedua Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-73 di New York, Selasa (25/9) waktu AS.
Pada hari kedua itu, Wapres JK bertemu Wapres AS Mike Pence, dan United Nations Special Advocate for Inclusive Finance for Development, Ratu Belanda Máxima Zorreguieta Cerruti.
Isu-isu kawasan dan global seperti perkembangan perdamaian Israel dan Palestina, Laut China Selatan, Semenanjung Korea, dan Indo-Pasifik menjadi bahasan keduanya.
Sementara saat bertemu Ratu Máxima, Wapres Jusuf Kalla mengapresiasi upaya Ratu Máxima untuk mendorong pembangunan berkelanjutan yang inklusif di Indonesia.
Merespons hal tersebut, Wapres JK mengungkapkan melalui percepatan proses, optimalisasi platform digital dan memperluas jaringan keuangan inklusif akan memacu peningkatan progress Indonesia dalam mempercepat pengembangan sistem keuangan secara inklusif, dimana salah satu yang berperan besar dalam pembangunan tersebut yakni kontribusi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
"UMKM sangat penting untuk pencapaian target tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 karena keberadaannya yang tersebar luas dan merupakan salah satu porsi terbesar dari ekonomi Indonesia," ungkap Wapres JK melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (26/9). [lov]