Hal itu ditegaskan oleh Presiden Perancis Emanuel Macron saat berbicara di Majelis Umum PBB Ke-73 di New York Amerika Serikat awal pekan ini. Dia mengacu pada konflik antara Israel dan Palestina.
“Apa yang bisa menyelesaikan krisis antara Israel dan Palestina? Bukan inisiatif sepihak, atau menginjak-injak hak-hak sah rakyat Palestina untuk melegitimasi perdamaian atau meremehkan hak adil Israel atas keamanan," tegas Macron.
"Tidak ada alternatif yang kredibel untuk solusi dua-negara yang hidup berdampingan dalam damai dan keamanan dengan Yerusalem sebagai ibukota," sambungnya.
Pernyataan Macron berkenaan dengan langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengatakan telah mempersiapkan kesepakatan akhir sejak Desember lalu dan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan kemudian memindahkan Kedutaan Besar Ameriika Serikat di sana.
Langkah Trump membuat marah orang-orang Palestina, yang sejak itu memboikot upaya perdamaian Washington.
Macron mengatakan Paris memiliki persahabatan yang tak tergoyahkan terhadap Israel, tetapi meminta Israel untuk mengakhiri kebijakan yang merusak kemungkinan perjanjian damai.
"Melanjutkan jalan ini akan menjadi kesalahan," katanya seperti dimuat
Reuters.
[mel]
BERITA TERKAIT: