Akibatnya, sejumlah penerbangan dialihkan. Di antara penerbangan yang dialihkan adalah penerbangan Libyan Airlines dari Alexandria di Mesir. Penerbangan itu dialihkan ke Misrata, sekitar 200 km ke arah timur ibukota.
Libyan Airlines sendiri adalah satu-satunya operator, yang menjalankan penerbangan internal dan internasional ke sejumlah negara terbatas.
Maskapai tersebut dilarang terbang dari bandara Uni Eropa dengan alasan keamanan.
Dikabarkan
BBC, tidak ada laporan langsung soal kerusakan atau korban di bandara tersebut. Bandara itu pekan lalu juga ditutup setelah ada bentrokan antara milisi yang bersaing.
Pemerintah yang didukung PBB berkuasa di Tripoli, tetapi milisi menduduki sebagian besar negara lain.
Belum jelas siapa yang melepakan roket tersebut.
[mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: