Rusia Pasang Badan Lindungi Warganya

Telepon Menlu AS, Lavrov Desak Bebaskan Butina

Senin, 23 Juli 2018, 08:53 WIB
Rusia Pasang Badan Lindungi Warganya
Maria Butina/Net
rmol news logo Maria Butina tak sendiri menghadapi kasusnya. Sungguh beruntung, negaranya bersamanya. Rusia pasang badan melindunginya.

Butina (29) didakwa Ke­menterian Kehakiman Amerika Serikat terlibat konspirasi dan menjalankan aksi intelijen untuk kepentingan Rusia. Butina juga dituduh melakukan penyusupan ke kelompok-kelompk politik termasuk ke Asosiasi Senapan Nasional atau NRA, untuk ke­pentingan Rusia. Dia ditahan dan tidak boleh bebas dengan uang jaminan.

Pada 21 Juli 2018 terjadi per­cakapan telepon Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo. Lavrov mendesak Butina agar dibebaskan dari tahanan.

Lavrov punya alasan. Penang­kapan Butina didasarkan pada dakwaan yang direkayasa.

"Lavrov menegaskan langkah pemerintahan AS, yang mena­han warga Rusia Butina di ASdidasarkan pada dakwaan yang direkayasa, tidak dapat diterima dan dia seharunya secepatnya dibebaskan," ujar pernyataan itu seperti dikutip dari Radio Free Europe.

Selain Lavrov, Dewan Rusia untuk HAM mengirimkan surat ke Komisi HAM AS. Isinya hampir sama. Mendesak komisi itu mengambil langkah terbaik untuk melindungi hak asasi Butina.

Tak hanya Butina, Lavrov dan Pompeo juga membahas hubun­gan kedua negara terkait dengan pertemuan Donald Trump dan Vladimir Putin pada 16 Juli di Helsinki, Finlandia. Keduanya juga membahas tentang masalah Suriah dan Korea Utara.

Adapun NRA menolak mem­berikan tanggapan atas penang­kapan Butina.

Butina memang cantik. Dia juga aktivis senjata. Pekan lalu dia untuk pertama kali meng­hadiri persidangannya di penga­dilan di Washington DC. Butina melalui pengacaranya menolak seluruh dakwaan. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA