Butina (29) didakwa KeÂmenterian Kehakiman Amerika Serikat terlibat konspirasi dan menjalankan aksi intelijen untuk kepentingan Rusia. Butina juga dituduh melakukan penyusupan ke kelompok-kelompk politik termasuk ke Asosiasi Senapan Nasional atau NRA, untuk keÂpentingan Rusia. Dia ditahan dan tidak boleh bebas dengan uang jaminan.
Pada 21 Juli 2018 terjadi perÂcakapan telepon Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo. Lavrov mendesak Butina agar dibebaskan dari tahanan.
Lavrov punya alasan. PenangÂkapan Butina didasarkan pada dakwaan yang direkayasa.
"Lavrov menegaskan langkah pemerintahan AS, yang menaÂhan warga Rusia Butina di ASdidasarkan pada dakwaan yang direkayasa, tidak dapat diterima dan dia seharunya secepatnya dibebaskan," ujar pernyataan itu seperti dikutip dari
Radio Free Europe.Selain Lavrov, Dewan Rusia untuk HAM mengirimkan surat ke Komisi HAM AS. Isinya hampir sama. Mendesak komisi itu mengambil langkah terbaik untuk melindungi hak asasi Butina.
Tak hanya Butina, Lavrov dan Pompeo juga membahas hubunÂgan kedua negara terkait dengan pertemuan Donald Trump dan Vladimir Putin pada 16 Juli di Helsinki, Finlandia. Keduanya juga membahas tentang masalah Suriah dan Korea Utara.
Adapun NRA menolak memÂberikan tanggapan atas penangÂkapan Butina.
Butina memang cantik. Dia juga aktivis senjata. Pekan lalu dia untuk pertama kali mengÂhadiri persidangannya di pengaÂdilan di Washington DC. Butina melalui pengacaranya menolak seluruh dakwaan. ***
BERITA TERKAIT: