Stasiun Radio Di Detroit Boikot Kanye West Pasca Komentar Perbudakan Afrika-Amerika

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 05 Mei 2018, 10:29 WIB
Stasiun Radio Di Detroit Boikot Kanye West Pasca Komentar Perbudakan Afrika-Amerika
Kanye West/Net
rmol news logo Sebuah stasiun radio di Detroit Amerika Serikat memboikot penyanyi rap ternama, Kanye West.

Stasiun radio tersebut mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi memainkan musik Kanye West, setelah rapper itu dinilai merendahkan perbudakan kulit hitam.

Beberapa waktu lalu, West mengatakan bahwa 400 tahun perbudakan di Amerika Serikat bisa jadi adalah sebuah pilihan bagi orang kulit hitam Amerika.

"Kami tidak ingin mendengar musik Kanye, kami tidak ingin memainkan Kanye di acara kami, kami tidak ingin membicarakan tentang Kanye lagi. Jadi kami mengambil sikap dan kami tidak memainkan musiknya lagi. Kami hanya menolak memberinya platform," begitu keterangan yang dirilis DJ BiGG dan Shay Shay dari stasiun radio hip-hop Detroit 105.1 The Bounce.

Kedua DJ menemani pengumuman mereka dengan hashtag #MuteKanye, yang memicu diskusi panas di Facebook dan Twitter. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA