Pertemuan itu merupakan bagian dari dialog rekonsiliasi dengan Korea Utara di mana Trump dijadwalkan untuk bertemu dengan Kim Jong Um akhir bulan ini atau awak bulan depan.
Pertemuan Trump dengan Moon 22 Mei mendatang ini dijadwalkan untuk membahas rencana pertemuan yang banyak ditunggu-tunggu antara Presiden Trump dengan Kim.
"Pertemuan antara kedua pemimpin ini menegaskan kekuatan abadi aliansi Amerika Serikat-Republik Korea dan persahabatan mendalam antara kedua negara kami," kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan yang dirilis Jumat (4/5).
Sebelumnya, Moon telah membuat sejarah baru dengan bertemu dengan Kim di perbatasan akhir April kemarin. Kedua belah pihak berjanji untuk mewujudkan denuklirisasi secara permanen.
Korea Utara telah menawarkan untuk menutup situs uji coba nuklirnya bulan ini dan mengundang para ahli AS untuk memverifikasi langkah itu.
"Presiden Trump dan Presiden Moon akan melanjutkan koordinasi erat mereka pada perkembangan mengenai Semenanjung Korea setelah KTT antar-Korea tanggal 27 April," tambah Gedung Putih.
"Kedua pemimpin juga akan membahas pertemuan Presiden Trump mendatang dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un," sambung keterangan yang sama.
Presiden Trump menyarankan awal pekan ini bahwa Zona Demiliterisasi (DMZ) antara kedua Korea juga bisa menjadi tempat yang tepat untuk pertemuannya sendiri dengan Kim Jong Un. Namun tanggal dan lokasi pasti pertemuan Trump dna Kim belum diumumkan secara resmi.
[mel]
BERITA TERKAIT: