Dimuat
BBC, UNICEF memperkirakan bahwa 25 juta perkawinan anak telah dicegah dalam dekade terakhir.
Saat ini, satu dari lima gadis sekarang sudah menikah sebelum berusia 18 tahun. Angka itu menurun dibandingkan dengan empat dekade lalu.
Data UNICEF mengatakan bahwa negara-negara Asia Selatan telah melihat penurunan terbesar dalam pernikahan anak-anak.
Di India hal ini dicapai dengan pendidikan yang lebih baik untuk anak perempuan dan dengan mempublikasikan penyebab perkawinan anak-anak tersebut.
Badan tersebut mengatakan bahwa masalahnya sekarang paling parah di Afrika, namun demikian, Ethiopia telah mengurangi tingkat perkawinan anak sampai sepertiga.
Laporan tersebut mengatakan bahwa beban pernikahan anak beralih ke sub-Sahara Afrika, di mana lebih banyak kemajuan diperlukan untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk.
Data UNICEF juga mengungkapkan bahwa hampir satu dari tiga pernikahan anak sekarang berada di sub-Sahara Afrika, dibandingkan dengan satu dari lima dekade yang lalu.
[mel]
BERITA TERKAIT: