Pemangkasan sekitar dua per tiga jumlah staf Kedubes Amerika Serikat di Havana sendiri sebenarnya telah ditetapkan September tahun lalu pasca serentetan insiden kesehatan yang diduga dialami para diplomatnya.
Namun pemerintah baru menetapkan bahwa pemangkasan jumlah staf itu akan bersifat permanen pekan ini.
Secara hukum, Departemen Luar Negeri diminta untuk memutuskan apakah akan mengirim diplomat kembali enam bulan setelah pemberangkatan yang diperintahkan, dan batas akhir keputusan tersebut berakhir akhir pekan ini.
"Kedubes akan terus beroperasi dengan personil minimum yang diperlukan untuk melakukan fungsi inti diplomatik dan konsuler, serupa dengan tingkat kepegawaian darurat yang dipelihara selama keberangkatan yang diperintahkan," kata Departemen Luar Negeri dalam sebuah pernyataan seperti dimuat
Reuters.
Kedubes sekarang akan beroperasi sebagai pos tanpa pendamping, yang berarti diplomat tidak akan diizinkan untuk pindah ke sana bersama anggota keluarga.
Departemen tersebut juga memperbarui peringatan perjalanannya di Kuba pada hari Jumat, dengan mengatakan bahwa pelancong Amerika Serikat dapat menghadapi risiko serangan kesehatan misterius bila berkunjung ke Kuba.
Bukan hanya memangkas jumlah staf di Kuba, pemerintah Amerika Serikat juga mengusir 17 diplomat Kuba yang ditempatkan di Amerika Serikat.
[mel]
BERITA TERKAIT: