Walaupun sebenarnya pemerintah Korea Utara beberapa tahun belakangan sudah jauh lebih terbuka, namun pada kenyataannya publik masih lebih sering mempercayai informasi yang tidak benar mengenai Korea Utara yang disampaikan oleh pihak-pihak yang tidak menyukai negara itu.
Salah satu kabar yang masih dipercaya banyak orang sampai saat ini adalah soal rambut pria Korea Utara yang disebutkan wajib menyerupai model rambut pemimpin tertinggi negeri itu, Kim Jong Un.
Budayawan Jaya Suprana yang bulan Agustus lalu mengunjungi Pyongyang mencoba meluruskan informasi ini. Katanya, laki-laki Korea Utara memiliki kebebasan untuk memilih model rambut sendiri.
"Waktu saya di sana, saya lihat kepala generasi tua dan generasi muda Korea Utara, tidak semua mirip Kim Jong Un. Bermacam-macam. Saya rasa mereka memiliki hak asasi untuk menentukan model rambut di kepalanya seperti apa," ujar Jaya Suprana menjawab pertanyaan mahasiswa London School of Public Relations (LSPR) Jakarta yang sedang magang di Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea.
Wawancara dilakukan di Jaya Suprana School of Performing Arts di Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Kamis sore (30/11).
Jaya Suprana juga menjawab pertanyaan apakah masyarakat Korea Utara kaku dan tidak fleksibel.
"Saya kira masyarakat Korea Utara sama seperti masyarakat di negara manapun. Ada yang kaku, ada yang fleksibel, ada yang ramah. Mereka manusia. Jangan diframing-framing seperti itu. Itu bisa sangat menyesatkan," jawabnya.
Adapun mengenai makanan Korea Utara, Jaya Suprana mengatakan bahwa makanan Korea Utara termasuk makanan yang paling lezat di planet bumi.
"Enaknya bukan main," sambung Jaya.
Hal yang menurutnya sangat istimewa di Korea Utara adalah rasa nasionalisme masyarakat Korea Utara.
"Nasionalisme mereka betul-betul rawe-rawe rantas malang-malang putung untuk membela bangsa dan negaranya," demikian Jaya.
BERITA TERKAIT: