Penegasan itu dibuatnya setelah sebuah serangan di sebuah masjid di sana pada hari Jumat lalu menewaskan 305 orang.
Sisi memberi wewenang untuk menggunakan semua kekuatan kasar yang diperlukan.
Pada sebuah pidato di televisi lokal (rabu, 29/11) untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad, Sisi mengatakan kepada Kepala Staf Militer Jenderal Mohammed Farid Hegazy bahwa ia ingin membuat komitmen kepada orang-orang Mesir atas namanya.
"Anda bertanggung jawab untuk memulihkan keamanan dan stabilitas di Sinai, bersama dengan kementerian dalam negeri, dalam waktu tiga bulan," katanya seperti dimuat BBC.
"Dalam tiga bulan Mesir, dengan bantuan Tuhan Yang Maha Kuasa dan dengan usaha dan pengorbanan Anda bersama dengan polisi sipil, akan memulihkan stabilitas dan keamanan di Sinai," tambahnya.
"Semua kekuatan brutal akan digunakan," sambungnya.
Hingga saat ini belum ada kelompok manapun yang mengklaim serangan yang dilakukan terhadap masjid al-Rawda di dekat Bir al-Abed saat sholat Jumat berlangsung.
[mel]
BERITA TERKAIT: