Pria berusia 20 tahunan itu ditangkap awal pekan ini. Polisi menyebut, ia akan didakwa melakukan tindak pidana terorisme dengan hukuman maksimal seumur hidup di penjara.
Dalam rencana yang berhasil diungkap, pria itu hendak menembak orang dengan senapa otomatis di Federation Square di pusat kota.
Polisi mengatakan pria tersebut tidak mendapatkan senjata otomatis pada saat penangkapannya di pinggiran kota Werribee.
"Apa yang akan kita duga adalah bahwa dia berniat menggunakan senjata api untuk menembak dan membunuh sebanyak mungkin orang," kata wakil komisaris Polisi Victoria Shane Patton kepada wartawan pada hari Selasa (28/11) seperti dimuat
BBC.
Polisi menyebut, pria tersebut lahir di Australia dari orang tua asa; Somalia. Ia memang telah berada di bawah pengawasan sejak Januari lalu.
Polisi menuduh pria tersebut telah mendapatkan manual al-Qaeda dari internet dengan instruksi untuk melakukan serangan teroris, dan merupakan simpatisan ISIS.
[mel]
BERITA TERKAIT: