"Setelah lantai ambruk, orang-orang yang berada di dalamnya jatuh ke basement dari ketinggian kurang lebih satu lantai," begitu keterangan dari pemerintah Canary Island. Beruntung, lantai basement pada saat itu tengah kosong sehingga insiden tidak semakin buruk.
Insiden tersebut terjadi di Butterfly Disco Club in Adeje sekitar pukul 2.30 dini hari waktu setempat.
Belum jelas apa yang menyebabkan lantai tersebut ambruk, namun insiden itu mengagetkan mereka yang tengah bersuka ria malam tadi.
Pemadam kebakaran dan ambulans segera dikerahkan ke lokasi untuk membantu evakuasi. Pemadam kebakaran bekerja hingga pagi hari untuk mencari kemungkinan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan.
Sejauh ini, tercatat ada 40 orang terluka. Di antara mereka yang terluka adalah warga negara asing yakni dua warga Perancis, dua warga Inggris, seorang warga Rumania dan seorang warga Belgia.
21 korban dilarikan oleh petugas darurat dan 18 lainnya datang sendiri ke rumah sakit.
Klub tersebut merupakan klub malam gay populer di Tenerife dan kerap menampilkan drag shows dan Go-Go dancers pada malam Minggu.
Video yang diposting oleh petugas pemadam kebakaran Tenerife menunjukkan lubang menganga tepat di depan panggung klub.
Polisi telah melancarkan investigasi atas insiden tersebut.
Walikota Tenerife Jose Miguel Rodriguez Fraga mengatakan bahwa klub memiliki izin dalam rangka dan tidak tampak terlalu penuh sesak ketika lantai runtuh.
"Kami mengevaluasi tiga pusat perbelanjaan terdekat untuk melihat apakah mereka terpengaruh meskipun mereka secara struktural independen," kata Fraga seperti dimuat
Channel News Asia.
[mel]
BERITA TERKAIT: