"Saya juga harus mendengarkan dia, apa yang harus dia katakan," kata pemimpin Filipina tersebut menjelang kunjungannya ke Jepang, di mana dia dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Shinzo Abe awal pekan ini.
Duterte menambahkan bahwa ia berharap untuk bisa melakukan diskusi soal sejumlah Isu dengan Trump seperti terorisme dan perang melawan obat-obatan terlarang.
Ia sendiri dijadwalkan untuk bertemu dengan Trump bulan depan. Duterte menjelaskan bahwa perundingan bulan November akan sangat terfokus pada pertanyaan soal nuklir Korea Utara.
"Agenda pembuka adalah Korea Utara," jelasnya seperti dimuat
Russia Today.
"Perang nuklir sama sekali tidak bisa diterima semua orang," tambah Duterte.
Ia menambahkan bahwa satu-satunya negara yang bisa menenangkan Korea Utara adalah China.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: