Skala kerugian membuat serangan tersebu menjadi salah satu tindakan teroris paling mematikan di dunia selama bertahun-tahun.
Serangan tersebut melibatkan sebuah truk yang dikemas dengan beberapa ratus kilogram bahan bakar kelas militer dan buatan sendiri.
Menteri Informasi Somalia pagi tadi mengumumkan bahwa 276 orang telah tewas dalam serangan tersebut dengan setidaknya 300 orang terluka.
Beberapa jam kemudian, Abdikadir Abdirahman, direktur ambulans Amin, mengatakan bahwa pihaknya telah memastikan bahwa 300 orang tewas dalam ledakan tersebut.
"Jumlah korban tewas masih akan meningkat karena beberapa orang masih hilang," kata Abdirahman seperti dimuat
The Guardian.
Lebih banyak korban terus digali dari puing-puing yang tersebar di area seluas ratusan meter di pusat kota.
Petugas penyelamat mengatakan bahwa korban tewas pasti mungkin tidak akan bisa ditentukan karena ledakan yang hebat bisa membuat orang-orang tewas dan jasadnya hancur serta sulit ditemukan.
[mel]
BERITA TERKAIT: