Penarikan itu dilakukan karena pemerintah lupa menyebutkan orang-orang Yahudi. Plakat itu memperingati "jutaan pria, wanita dan anak-anak terbunuh" namun tidak secara khusus menyebutkan orang Yahudi atau anti-Semitisme.
Padahal, sekitar enam juta orang Yahudi terbunuh dalam Holocaust.
Kelalaian tersebut disita oleh anggota parlemen dan senator Partai Konservatif oposisi pada awal pekan ini.
"Jika kita akan membasmi kebencian terhadap orang Yahudi, penting untuk mendapatkan sejarah dengan benar," kata anggota parlemen David Sweet seperti dimuat
BBC.
Monumen itu sendiri baru dibuka oleh Perdana Menteri Justin Trudeau minggu lalu.
Plakat tersebut akan segera diganti dengan plakat yang baru yang lebih mencerminkan kengerian yang dialami oleh orang-orang Yahudi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: