Pemerintah Vanuatu memerintahkan evakuasi penuh pulau tersebut setelah gunung berapi terbesar di negara tersebut yang dikenal dengan nama Manaro Voui mulai memancarkan gas vulkanik pekan lalu.
Seluruh penduduk pulau utara Ambae di Vanuatu total sekitar 11 ribu diperintahkan untuk mengungsi demi menghindari situasi yang buruk.
Armada kapal termasuk feri dan kapal komersial telah mulai memindahkan penduduk ke pulau terdekat Maewo, Pentakosta dan Santo.
Lebih dari 6.000 orang telah pergi ke tempat penampungan darurat di kepulauan Pasifik Selatan.
Kapal pendaratan amfibi Australia HMAS Choules berangkat ke Vanuatu pada hari Sabtu pagi dengan spesialis dan persediaan.
Vanuatu meminta bantuan internasional melalui kemitraan FRANZ, yang mengelompokkan Prancis, Australia dan Selandia Baru, dan bertujuan untuk mengevakuasi pulau tersebut pada 6 Oktober mendatang. Demikian seperti dimuat
Channel News Asia.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: