Dalam aksi tersebut, Presiden Regional Carles Puigdemont mengatakan bahwa dirinya yakin Catalunya akan mengambil langkah pertama sebagai negara yang berdaulat.
"Teman, jadi kemenangan pasti, pada hari Minggu mari berdandan dalam referendum dan meninggalkan rumah siap untuk mengubah sejarah," kata Puigdemont seperti dimuat
BBC.
Ia dan pendahulunya, Artur Mas, berada di tengah aksi di Barcelona dimana panggung dihiasi dengan kata-kata "Referendum is democracy" dalam huruf raksasa.
Catalunya, sebuah wilayah yang kaya dan dihuni 7,5 juta orang di timur laut Spanyol memiliki bahasa dan budayanya sendiri, dan otonomi tingkat tinggi. Namun demikian, Catalunya tidak diakui sebagai negara yang terpisah berdasarkan konstitusi Spanyol.
Tekanan untuk memilih penentuan nasib sendiri telah meningkat selama lima tahun terakhir namun pada pemilihan regional 2015, yang dimenangkan oleh sebuah aliansi partai pro-kemerdekaan, sekitar 40 persen pendukung mendukung partai-partai yang loyal kepada Spanyol.
[mel]
BERITA TERKAIT: