Permintaan maafnya itu dikeluarkan selang sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa ia tidak merasa bahagia dengan kunjungan Price.
Sebuah investigasi yang dilakukan oleh Politico menemukan Price telah melakukan setidaknya 24 penerbangan dengan pesawat pribadi sejak awal Mei dengan membebankan biaya pada pembayar pajak sebesar 300 ribu dolar AS.
Padahal, menurut aturan, pejabat pemerintah Amerika Serikat kecuali yang menangani masalah keamanan nasional, diminta untuk melakukan penerbangan komersial untuk perjalanan yang berkaitan dengan pekerjaan.
Price yang juga merupakan mantan anggota kongres Georgia mengatakan bahwa dirinya akan mengganti pembayar pajak dan akan menggunakan penerbangan komersial ke depannya.
Ia pun mengatakan akan terus bekerja sama dengan peninjauan kembali masalah ini oleh inspektur jenderal Departemen Kesehatan dan Layanan Manusia (HHS).
"Hari ini, saya akan menulis cek pribadi ke Departemen Keuangan Amerika Serikat untuk biaya perjalanan saya di pesawat charter pribadi. Pembayar pajak tidak akan membayar sepeser pun untuk tempat duduk saya di pesawat tersebut," sambungnya seperti dimuat
BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: