Uji Coba Nuklir Korea Utara, Jepang Kirim Tiga Pesawat untuk Menguji Radiasi dan Tentara Korea Selatan Siap Siaga

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 03 September 2017, 13:16 WIB
Uji Coba Nuklir Korea Utara, Jepang Kirim Tiga Pesawat untuk Menguji Radiasi dan Tentara Korea Selatan Siap Siaga
Foto: Net
rmol news logo Dugaan bahwa Korea Utara baru saja menguji coba senjata muklir semakin menguat. Bila benar, maka ini adalah uji coba senjata nuklir yang keenam.

USGS mencatat getaran berkekuatan 6,3 di timurlaut Korea Utara pada Minggu siang ini (3/9).

Dugaan bahwa getaran diakibatkan oleh uji coba senjata Korea Utara semakin kuat setelah otoritas China mengumumkan, seperti dikutip dari CNBC, bahwa mereka mencatat episentrum getaran kedua pada kedalaman nol kilometer. Artinya, pusat getaran ada di permukaan tanah dan kemungkinan menciptakan keruntuhan atau collapse.

Sementara Reuters melaporkan, getaran kedua terjadi sekitar delapan menit setelah getaran pertama pada titik kordinat yang sama.

Menteri Luar Negeri Jepang Taro Kono dalam pernyataan yang disiarkan NHK mengatakan bahwa pihaknya menyimpulkan getaran tersebut berasal dari ledakan uji coba nuklir.

Kementerian Pertahanan Jepang telah mengirimkan tiga pesawat jet ke arah ledakan untuk mengetahui tingkat radiasi.

Awalnya USGS mencatat getaran pertama sebesar 5,6. Tetapi tak lama kemudian mengubah catatan itu menjadi 6,3 seperti yang dicatat oleh otoritas China.

USGS mengatakan bahwa ledakan pertama terjadi sekiatr pukul 12.00 waktu Korea Utara, atau pukul 11.30 waktu China dan pukul 12.30 waktu Korea Selatan dan waktu Jepang.

Laporan lain dari Dow Jones, seperti dikutip dari CNBC, mengatakan bahwa pemerintah Korea Selatan tidak mendeteksi getaran kedua.

Presiden Moon Jaein telah mengundang Dewan Pertahanan Nasional Korea Selatan dalam sebuah pertemuan untuk membahas perkembangan terakhir. Sementara tentara Korea Selatan dilaporkan dalam situasi siap siaga. [dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA