KementerianLuar Negeri Kanada saat ini tengah menyelidiki setelah setidaknya satu diplomat mereka yang bertugas di Kuba. Diplomat tersebut mengalami gangguan pendengaran serta sakit kepala.
Pemerintah Kanada saat ini bekerjasama dengan pejabat Amerika Serikat dan Kuba untuk mencari tau soal apa yang tengah terjadi.
"Kami mengetahui gejala yang tidak biasa yang mempengaruhi personil diplomatik Kanada dan AS dan keluarga mereka di Havana," kata juru bicara Global Affairs Kementerian Luar Negeri Kanada seperti dimuat
BBC.
"Pemerintah secara aktif bekerja, termasuk dengan otoritas AS dan Kuba untuk memastikan penyebabnya. Pada saat ini, kami tidak memiliki alasan untuk percaya bahwa turis Kanada dan pengunjung lainnya dapat terpengaruh," sambungnya.
Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya menarik dua diplomatnya dari Kuba karena gejala serupa. Amerika Serikat mencurigai bahwa masalah tersebut disebabkan oleh perangkat sonik yang mengeluarkan gelombang suara yang tidak terdengar yang dapat menyebabkan tuli.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: