Australia Siap Bela AS Jika Ada Serangan Dari Korut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 11 Agustus 2017, 14:07 WIB
Australia Siap Bela AS Jika Ada Serangan Dari Korut
Trump dan Turnbull/Net
rmol news logo Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull mengatakan bahwa negaranya siap bergabung membela Amerika Serikat jika ada serangan dari Korea Utara.

"Amerika berdiri dengan sekutunya, termasuk Australia tentunya, dan kami berdiri di dekat Amerika Serikat," kata Turnbull kepada radio lokal 3AW pada hari Jumat (11/8) seperti dimuat BBC.

Turnbull mengatakan Australia akan memenuhi kewajibannya berdasarkan Perjanjian Anzus jika sebuah serangan terhadap AS terjadi.

"Jadi, sangat jelas mengenai hal itu. Jika ada serangan ke AS, Perjanjian Anzus akan diajukan dan Australia akan datang membantu Amerika Serikat, karena Amerika akan membantu kita jika kita diserang," sambungnya.
 
Anzus adalah perjanjian keamanan yang ditandatangani oleh Australia, Selandia Baru dan Amerika Serikat pada tahun 1951. Perjanjian tersebut dirancang untuk bertindak sebagai pencegah agresi dari negara lain.
 
Berdasarkan kesepakatan tersebut, penandatangan dipaksa untuk berkonsultasi dan bertindak untuk memenuhi bahaya umum jika salah seorang pihak diserang.

Namun, para ahli mengatakan penerapannya yang tepat bisa terbuka untuk interpretasi.

Pernyataan itu dikeluarkan menyusul peringatan dari Korea Utara yang menyebut bahwa pihaknya memiliki rencana untuk melepaskan empat rudal di dekat wilayah Guam milik Amerika Serikat di Pasifik. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA