Di hadapan majelis konstituen yang baru terpilih, ia mengatakan bahwa dirinya menginginkan percakapan pribadi saat kedua pemimpin tersebut menghadiri Majelis Umum PBB di New York bulan depan.
"Jika dia (Trump) sangat tertarik dengan Venezuela, ini dia," kata Maduro kepada majelis selama pidato tiga jam (Kamis, 10/8).
"Tuan Donald Trump, inilah tangan saya," sambungnya seperti dimuat
BBC.
Hal itu disampaikan Maduro di tengah ketegangan hubungan kedua negara. Terlebih baru-baru ini Amerika Serikat memperberat sanksi terhadap Venezuela.
Trump bahkan menyebut bahwa Maduro telah merongrong demokrasi.
Gedung Putih belum menanggapi komentar Maduro tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: