Ketiga wanita itu adalah Masumeh Ebtekar yang akan berfungsi sebagai wakil presiden untuk hubungan keluarga dan wanita, Laya Joneydi sebagai wakil presiden untuk hubungan legal dan Shahindokht Mowlaverdi sebagai wakil presiden untuk asisten hak sipil.
Iran memiliki 12 wakil presiden yang akan menjalankan organisasi yang berhubungan dengan presiden. Dengan demikian, tiga dari 12 posisi wapres Iran diisi oleh wanita.
Sejak Revolusi Islam di Iran tahun 1979 lalu, hanya ada satu anggota kabinet wanita di Iran.
Kelompok reformis, seperti dikabarkan
BBC menganggap penunjukkan lebih banyak wanita di pos penting negara merupakan bentuk keberagaman yang dibangun oleh Rouhanni.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: