Ia menolak menerima hasil perhitungan suara yang dihitung 91 persen di mana rivalnya yang juga adalah calon inumbent Uhuru Kenyatta, menang 54,4 persen di banding 44,6 persen.
Dengan hasil tersebut, Kenyatta akan unggul dalam pemilu putaran pertama. Pasalnya menurut aturan Kenya, untuk menang, capres harus mengantongi 50 plus 1 suara.
Menanggapi hal itu, Odinga yang memimpin National Alliance (Nasa) menyerukan agar para pendukungnya tenang. Ia menuduh hasil suara dimanipulasi peretas.
Dikabarkan
BBC, ia menjelaskan bahwa peretas mengakses data KPU dengan menggunakan identitas manager IT Chris Msando yang tewas dibunuh bulan lalu.
Ia menuduh peretas menggunakan algoritma yang memungkinkan mereka memanipulasi data.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: