Motif ulah pria WN Singapura itu masih belum diketahui, namun aksinya tersebut berpotensi membuatnya mendekam hingga dua tahun di balik jeruji besi.
"Melalui penyelidikan ekstensif dan dengan bantuan rekaman CCTV, petugas menetapkan identitas tersangka," begitu pernyataan polisi Singapura pekan ini.
Namun demikian tidak dirilis identitas pria lansia tersebut.
Gambar tiga tusuk gigi yang menonjol dari tempat duduk diposkan bulan lalu oleh seorang pengguna Facebook, yang mengatakan bahwa dia memperhatikan adanya tusuk gigi tersebut saat hendak duduk di bus.
"Ingatlah untuk memeriksa tempat dudukmu lain kali sebelum duduk!" tulisnya seperti dimuat
The Guardian.
Singapura merupakan negara kota yang memiliki tingkat kejahatan yang rendah. Namun polisi Singapura menegaskan bahwa tidak berarti tidak ada kejahatan.
"Kejahatan rendah tidak berarti tidak ada kejahatan," begitu slogan polisi Singapura.
Pihak berwenang menjatuhkan diri pada kejahatan ringan seperti vandalisme dan impor permen karet ataupun merokok sembarang tempat.
[mel]
BERITA TERKAIT: