Begitu disampaikan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson saat bertemu dengan Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan Ocha di Bangkok hari ini (Selasa, 8/8).
Dalam pertemuan tersebut, Asisten Sekretaris Urusan Asia Timur dan Pasifik Susan Thornton menjelaskan bahwa Tillerson juga secara khusus mendesak Prayuth untuk menekan Korea Utara dari segi finansial. Pasalnya, menurut Tillerson, perusahaan-perusahaan Korea Utara aktif di Thailand.
Perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan Bangkok sebagai pusat regional dan sering mengganti namanya demi menyamarkan diri.
Thornton juga menambahkan bahwa Amerika Serikat mendesak Thailand untuk menampung sebanyak mungkin pengungsi dari Korea Utara. Demikian seperti dikabarkan
Reuters. [mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: