Billboard raksasa tersebut terletak di lokasi perbelanjaan populer di Queen Street.
Secara tiba-tiba pada Selasa siang (1/8), billboard tersebut menunjukkan simbol swastika dan pesan syariah yang bertuliskan "Peringatan! Ini adalah zona yang dikendalikan syariah, tidak ada alkohol, tidak ada judi, tidak ada pornografi".
Selain itu, juga muncul sejumlah gambardan meme lainnya, termasuk meme Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan wajah animasi katak.
Kepolisian Wales segera melakukan investigasi terkait dengan insiden tersebut setelah mendapat laporan dari sejumlah pejalan kaki yang melintas.
Papan iklan tersebut segera dipadamkan segera demi menghindari pesan ofensif lainnya yang bermunculan.
Russia Today (Kamis, 3/8), mengabarkan bahwa masih belum jelas siapa pelaku di balik peretasan tersebut serta apa motif dari peretasan tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: