Remaja 18 tahun yang tak disebutkan namanya itumerupakan sau dari ribuan warga Palestina yang menolak pemasangan metal detector serta pembatasan usia untuk mereka yang hendak masuk ke Jerusalem.
Polisi Israel menetapkan bahwa pria di bawah usia 50 tahun dilarang masuk ke kawasan kota tua Yerusalem. Namun bagi wanita, segala usia diizinkan masuk,
Selain korban tewas, protes berujung bentrok menyebabkan sejumlah orang terluka.
Polisi Israel menggunakan amunisi, gas air mata dan peluru karet untuk melawan demonstran yang datang setelah sholat Jumat.
"Kami akan berjuang menentang metal detector hingga pemerintah Israel mengambilnya kembali," kata sejumlah pengunjuk rasa seperti dimuat Russia Today.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: