Merujuk pada informasi yang didapat dua agen perjalanan yang menyediakan layanan perjalanan ke Korea Utara yakni Koryo Tours dan Young Pioneer Tour, larangan itu akan diumumkan tanggal 27 Juli mendatang dan akan efektif selama 30 hari.
Mereka mendapat kabar terlebih dahulu soal pelarangan itu dari Kedutaan Besar Swedia yang bertindak bagi AS karena Washington tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Pyongyang.
Rowan Beard, dari Young Pioneer Tours, mengatakan kepada
BBC bahwa kedutaan sedang mencoba untuk memeriksa jumlah wisatawan AS yang tinggal di negara tersebut.
"Setelah masa tenggang 30 hari, setiap warga negara AS yang bepergian ke Korea Utara akan memiliki paspor mereka yang tidak disetujui oleh pemerintah mereka," jelasnya.
Belum ada konfirmasi resmi dari AS terkait hal ini.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: