Pepatah itu agaknya cocok untuk menggambarkan wafatnya seorang pria asal Kanada pekan ini.
Ia adalah Sam Panopoulos yang tutup usia di umur 83 tahun.
Panopoulos adalah orang Kanada yang menemukan pizza Hawaii, jenis makanan penutup yang kini memiliki banyak penggemar di seluruh dunia.
Dia meninggal di rumah sakit tiba-tiba pada hari Kamis kemarin (9/6).
Panopoulos beremigrasi ke Kanada dari Yunani pada tahun 1954 saat berusia 20 tahun. Ia kemudian berhasil memiliki dan mengoperasikan beberapa restoran yang sukses bersama kedua saudara laki-lakinya.
Di salah satu restoran tersebut pada tahun 1962, Panopoulos terinspirasi untuk menambahkan nanas kaleng ke dalam pizza.
"Kami hanya menaruhnya di atas, hanya untuk bersenang-senang, lihat bagaimana rasanya," kata Panopoulos semasa hidupnya.
"Kami masih muda dalam bisnis ini dan kami banyak melakukan eksperimen," tambahnya seperti dimuat
BBC.
Namun ternyata, dari hanya sekedar keisengan belaka, banyak pelangganya yang menyukai menu tersebut.
Penciptaannya juga memanfaatkan tren abad pertengahan, yang mempopulerkan budaya Polinesia di Amerika Utara.
Kini ia telah menutup mata untuk selamanya, namun hasil keisengannya di masa lalu menjadi kudapan favorit banyak orang di dunia saat ini.
[mel]
BERITA TERKAIT: