"Ada banyak informasi yang keluar saat ini tentang apa yang terjadi, bagaimana ini terjadi, apa yang mungkin atau mungkin tidak diketahui orang," kata Sekretaris Dalam Negeri Amber Rudd awal pekan ini.
Dia membuat pernyataan setelah beberapa penangkapan, yang membuat pihak berwenang menurunkan tingkat ancaman terorisme, dengan alasan kemajuan dalam penyelidikan tersebut.
"Benar bahwa MI5 melihat-lihat untuk mengetahui apa faktanya," katanya.
"Kita seharusnya tidak terburu-buru untuk membuat kesimpulan pada tahap ini," sambung Rudd.
Media setempat sebelumnya melaporkan bahwa MI5 diberitahu setidaknya tiga kali atas pandangan ekstremis Salman Abedi, pria 22 tahun yang tumbuh di Manchester dalam keluarga imigran dari Libya. Ia merupakan pelaku bom bunuh diri di Manchester Arena awal pekan lalu.
Mereka juga melaporkan bahwa orang-orang yang mengenal Abedi pernah menyampaikan kekhawatiran selama bertahun-tahun sebelum dia melakukan serangan tersebut.
Rudd lebih jauh memperingatkan bahwa beberapa anggota jaringan teror, yang aktivitasnya menyebabkan serangan mematikan tersebut, masih berpotensi mengancam.
[mel]
BERITA TERKAIT: