
Seorang mantan spesialis intelijen AS menyumbangkan drone pengawasan ke polisi di Somalia pekan ini.
Sumbangan tersebut dimaksudkan untuk membantu Somalia memerangi lompatan pemboman mematikan yang dilakukan oleh gerilyawan Al Shabaab.
Hadiah tersebut diberikan ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump meningkatkan keterlibatan militer di wilayah tersebut.
Polisi Somalia menerima lima pesawat tak berawak, beberapa di antaranya memiliki kemampuan penglihatan infra merah atau malam hari, dari Brett Velicovich, yang bertugas dengan fitur militer AS.
"Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pesawat tak berawak ini adalah melakukan pengawasan untuk mencari anggota potensial Shabaab lainnya yang mungkin berada di atap atau mungkin berada di sana," jelasnya seperti dimuat
Reuters.
Diketahui bahwa seorang anggota pasukan khusus Angkatan Laut SEAL AS tewas di Somalia awal bulan ini dalam sebuah serangan. Ini adalah korban perang AS pertama di Somalia sejak tahun 1993.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: