Ini adalah fase terbaru yang dilakukan oleh PBB untuk mendorong Suriah menyelesaikan konflik sipil enam tahun yang telah menelan hingga 320 ribu korab jiwa.
Lima putaran sebelumnya dari perundingan yang didukung PBB telah gagal menghasilkan hasil yang nyata dan harapan untuk terobosan besar tetap redup.
Presiden Suriah Bashar al-Assad telah memperkuat posisinya di lapangan, dengan pemberontak terguncang dari kemunduran besar di ibukota Damaskus.
Assad baru-baru ini juga menyebut proses Jenewa tidak menghasilkan apapun dan hanya merupakan pertemuan untuk media.
Assad memberikan lebih banyak dukungan pada perundingan terpisah di ibukota Kazakhstan, Astana, yang dipimpin oleh sekutunya Rusia dan Iran bersama dengan pendukung oposisi Turki.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: