Hal ini berdasarkan hasil hitung cepat putaran pertama yang menempatkan Macron yang beraliran moderat meraih 23,4 persen suara sementara Le Pen yang beraliran kanan 21,4 persen.
.
Dalam pidato kemenangannya, Macron berjanji dirinya akan menjadi presiden bagi seluruh lapisan masyarakat Prancis
"Tantangannya adalah membuka halaman baru dalam kehidupan politik kita dan dalam mengambil tindakan, sehingga setiap orang dapat menemukan tempatnya di Prancis dan di Eropa," ujar Macron dalam pidato publiknya di Porte de Versailles, Minggu (23/4).
"Saya ingin menjadi presiden bagi semua rakyat Prancis, bagi para patriot yang menghadapi ancaman nasionalisme," sambungnya seperti dikutip
The Guardian.Macron yang kini berusia 39 tahun merupakan kandidat termuda presiden Perancis. Suaranya meningkat meski ia belum memiliki pengalaman dalam hal pemilihan.
Macron merepresentasikan diri sebagai seorang progressive, tidak di sayap kiri atau kanan, liberal secara ekonomi, dan pro-bisnis.
[ian]
BERITA TERKAIT: