"Akhirnya kita di sini. Kita telah menunggu ini dengan sabar selama lima tahun. Kita akan merayakannya dengan tepat, datang, bawa anak, ini adalah pesta rakyat!" Begitu bunti
posting-an
Event di akun Facebook resmi Hollande (Kamis, 30/3).
Event itu sempat berada di halaman Facebook Holanda selama setidaknya satu jam sebelum akhirnya dihapus.
Ternyata, undangan soal acara pesta perpisahan itu hanya kabar palsu. Pasalnya, Facebook Holande diretas oleh peretas yang tak dikenal.
Channel
BFMTV yang pertama kali memberitakan soal ini menemukan bahwa akun Facebook Hollande diretas oleh kelompok yang disebut dengan "For the Resignation of Francois Hollande". Namun demikian, organisasi itu membantahnya.
Namun demikian belum ada keterangan dari Elysee Palace terkait hal ini.
Dikabarkan
Russia Today, grup administrasi Hollande mengatakan bahwa pihaknya tak ada ide soal bagaimana peretasan itu dilakukan.
"Saya tidak paham bagaimana ini terjadi," tulis tim administrasi sosial media Hollande.
[mel]
BERITA TERKAIT: