Dua Tahun Terakhir, 100 WNA Tewas Di Pusat Penahanan Imigrasi Malaysia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 30 Maret 2017, 14:04 WIB
Dua Tahun Terakhir, 100 WNA Tewas Di Pusat Penahanan Imigrasi Malaysia
Malaysia/Net
rmol news logo Lebih dari 100 warga negara asing tewas selama dua tahun terakhir di pusat penahanan imigrasi Malaysia.

Merujuk dokumen yang dirilis oleh Komisi HAM Nasional (Suhakam) baru-baru ini, mereka tewas karena sejumlah penyakit dan penyebab lain yang tak diketahui.

Data tersebut dibuat berdasarkan departemen imigrasi Malaysia. Tercatat ada 83 kematian tercatat pada tahun 2015 dan setidaknya 35 kematian di tahun 2016.

Menurut data yang sama, sebagian besar dari mereka yang tewas berasal dari Myanmar, termasuk warga Rohingya yang datang untuk melarikan diri.

"Jumlah tersebut terlalu banyak dan sangat mengejutkan dan menyerukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Jerald Joseph, satu dari komisioner Suhakam seperti dimuat Channel News Asia.

Ia menambahkan bahwa data ini perlu ditindaklanjuti dengan investigasi yang mungkin akan masuk ke ranah kriminal.

Mayoritas mereka yang tewas di pusat penahanan imigrasi Malaysia sendiri disebabkan karena penyakit yang muncul akibat sanitasi dan asupan makanan yang buruk, serangan fisik dan kurangnya perhatian medis. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA