Perdana Menteri Turki Binali Yildirim mengumumkan dalam pertemuan dewan keamanan negara bahwa misi Perisai Efrat Turki di Suriah telah berhasil dilakukan.
"Operasi Perisai Efrat telah berhasil dan selesai. Setiap operasi berikut ini akan memiliki nama yang berbeda," kata Yildirim, Rabu (29/3).
Namun demikian, ia menekankan bahwa tidak menutup kemungkinan adanya operasi militer baru. Ia pun tidak menjelaskan lebih lanjut soal apakah pasukan Turki serang akan angkat kaki dari Suriah atau tidak.
Untuk diketahui bahwa Turki melancarkan serangan ofensif di Suriah mulai Agustus tahun lalu dengan tujuan untuk mendorong militan kelompok ISIS jauh dari perbatasan dan juga untuk menghentikan kemajuan pejuang Kurdi setempat.
Mulai tanggal 24 Agustus tahun lalu, Turki mengerahkan pasukan, tank dan pesawat melintasi perbatasan ke Suriah.
Dalam pelaksanaan operasi, tentara dan Turki yang didukung pemberontak Suriah telah merebut beberapa kota, termasuk Jarablus, akhirnya bergerak ke selatan ke kota strategis Al-Bab.
Operasi Turki juga bertujuan untuk mencegah milisi YPG Kurdi dari menyeberangi Sungai Efrat ke arah barat dan menghubungkan dengan daerah terutama Kurdi di sana.
[mel]
BERITA TERKAIT: