Kerusakan Pasca Topan Debbie Belum Bisa Diprediksi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 28 Maret 2017, 16:56 WIB
Kerusakan Pasca Topan Debbie Belum Bisa Diprediksi
Topan di Australia/Reuters
rmol news logo Angin kencang, hujan lebat dan laut pasang terjadi akibat Topan Debbie di wilayah Queensland Australia hari ini (Selasa, 28/3).

Topan yang membawa kekuatan hembusan angin hingga 260 kilometer per jam itu merusak rumah-rumah, dermaga dan menumbangkan puluhan pohon.

Topan juga menghantam resor wisata di sepanjang Great Barrier Reef yang memaksa wisatawan untuk menghabiskan waktu di dalam hotel.

Dengan kekuatannya, topan tersebut dikategorikan dalam topan ketiga. Ramalan cuaca menyebut bahwa angin kencang akan bisa bertahan hingga 10 jam meskipun kemudian akan melemah dengan cepat dan diperkirakan akan diturunkan ke kategori satu sebelum fajar pada hari Rabu besok.

Polisi mengatakan seorang pria terluka parah ketika dinding runtuh di Proserpine dan segera dilarikan ke rumah sakit.

Namun, cuaca masih terlalu buruk untuk menilai kerusakan sepenuhnya.

"Kami juga menerima laporan lebih dari cedera, jika tidak kematian. Kita harus siap untuk itu," kata Komisaris Polisi Queensland Ian Stewart.

Topan Debbie pertama kali membuat pendaratan di Pantai Airlie, bagian utara dari Proserpine dan merusak kabel telepon.

"Ini sangat bising, angin menjerit dan melolong terdengar seperti kereta," kata saksi mata di lapangan seperti dimuat Reuters. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA