
Kementerian Luar Negeri Turki memanggil Duta Besar Swiss untuk Ankara terkait dengan aksi unjuk rasa di Bern yang menargetkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Aksi unjuk rasa tersebut, seperti dimuat
Russia Today, diikuti oleh sejumlah pendemo Kurdi.
Dubes Walter Haffner mengatakan bahwa pihak Turki mengharapkan otoritas Swiss membawa penyelenggara protes ke meja hijau demi mencegah insiden serupa terjadi di masa depan.
"Kami memprotes aksi unjuk rasa ini yang secara eksplisit memrpomosikan kekerasan dan terorisme dan telah diizinkan. Kami meminta Swiss untuk segera mengambil tindakan hukum terhadap pelanggaran ini," kata pihak Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.
Aksi unjuk rasa di Bern sendiri diketahui terjadi pada akhir pekan lalu dan dihadiri oleh sekitar 3.000 hingga 3.500 orang. Mereka melakukan aksi di depan gedung parlemen federal.
Mereka meneriakkan slogan anti-Erdogan slogan dan memegang berbagai spanduk bertuliskan, "Untuk Demokrasi di Turki". Mereka juga menyatakan penentangan mereka terhadap perubahan konstitusi yang didukung oleh Erdogan menjelang referendum April mendatang.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: