Ketiga korban itu diselamatkan dalam operasi air di Sulu. Ketiganya diculik dari kapal mereka delapan bulan lalu.
Dengan diselamatkannya ketika warga Malaysia ini, maka sejauh ini tidak ada lagi warga Malaysia yang ditahan oleh Abu Sayyaf. Pasalnya, dua warga Malaysia lainnya sudah dibebaskan pekan lalu. Mereka semua merupakan korban penculikan Abu Sayyaf.
Kelompok pemberontak itu memiliki akan separatisme di Filipina. Kelompok itu tumbuh menjadi salah satu kelompok militan yang paling brutal di dunia dan sering menculik orang dan menuntut uang tebusan.
Tidak jarang mereka memenggal para korbannya bila uang tebusan tidak diberikan di batas watu.
Pemerintah Filipina sendiri baru-baru ini melancarkan operasi agresif untuk membebaskan pada korban yang masih berada di tangan Abu Sayyaf.
Menurut catatan otoritas Filipin, saat ini masih ada warga Belanda, Indonesia, Filipina dan Jepang yang masih berada di tangan Abu Sayyaf.
Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenza baru-baru ini menyebut bahwa penculikan tersebut menciptakan rasa malu bagi bangsa.
[mel]
BERITA TERKAIT: