Museum Seni Maroko Diresmikan, Melting Pot Kebudayaan Afrika

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 26 Maret 2017, 17:00 WIB
Museum Seni Maroko Diresmikan, <i>Melting Pot</i> Kebudayaan Afrika
Abdullah II dan Muhammad VI/MAP
rmol news logo Penguasa Kerajaan Yordania, Raja Abdullah II bin Al Hussein bersama dengan Raja Maroko, Raja Mohammed VI bersama-sama meresmikan Museum Seni Modern dan Kontemporer di Rabat pekan ini.

Peresmian itu dilakukan bersamaan dengan acara budaya bertajuk "City of Light, Moroccoan Capital of Culture".

Acara yang digelar oleh Yayasan Nasional untuk Museum bekerjasama dengan sejumlah lembaga budaya Maroko lainnya itu akan berlangsung hingga 28 April mendatang.

Sementara itu, museum yang baru diremikan tersebut menyuguhkan sejumlah karya seni asli Afrika dengan tujuan untuk membuat budaya menjadi tuas nyata untuk membawa masyarakat menjadi lebih dekat dan melting pot serta alat untuk mempromosikan nilai-nilai toleransi dan keterbukaan.

Dalam kesempatan itu, Raja dan para tamu berkunjung ke tiga pameran di mana lukisan, patung pasir dan sejumlah karya seni lainnya yang dibuat oleh seniman-seniman Afrika.

Rangkaian kegiatan itu melibatkan 36 acara dan sejumlah pameran. Sederet acara seperti pemutaran film, konser musik dan konferensi akan digelar.

Masih dalam kesempatan yang sama, seorang pelukis asal Mali bernama Abdoulaye Konate berkesempatan untuk menyerahkan karyanya ke Raja Mohammed VI dan Raja Abdullah II. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA