Ini Pria Transgender Pertama Yang Duduki Jabatan Publik Di Jepang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 19 Maret 2017, 17:19 WIB
Ini Pria Transgender Pertama Yang Duduki Jabatan Publik Di Jepang
Tomoya Hosoda/RT
Kecil Besar
rmol news logo Politisi Jepang Tomoya Hosoda menjadi pria transgender pertama yang dipilih untuk menduduki jabatan publik di negeri sakura.

Pria 25 tahun itu diketahui telah menjadi transgender sejak duduk di bangku sekolah dan sepenuhnya menjadi trangender pada tahun 2015 lalu.

Ia terpilih minggu ini sebagai anggota dewan untuk kota Iruma di Prefektur Saitama, Jepang.

Hosoda terpilih pada platform mempromosikan keragaman dan dukungan untuk semua minoritas, tidak hanya orang-orang dalam komunitas LGBT.

Transgender telah memegang jabatan publik di seluruh dunia selama beberapa dekade. Georgina Beyer dari Selandia Baru dikreditkan untuk menjadi transgender pertama yang dipilih secara terbuka sebagai Walikota Carterton dimulai pada tahun 1995 dan kemudian sebagai anggota parlemen.

Jepang memilih seorang wanita transgender pertama, Kamikawa Aya, pada tahun 2003 untuk melayani di Setagaya Ward Majelis Tokyo.

 Secara terbuka perempuan transgender telah menjabat selama bertahun-tahun di tempat lain, termasuk Kuba, Filipina, Chili, dan Texas, Amerika Serikat. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA