
Belasan jadwal penerbangan terganggu selama beberapa jam setelah seekor anjing keamanan sniffer dibunuh di bandara.
Anjing yang diberi nama Grizz ini berusia 10 bulan yang dipelihara oleh pemerintan Aviation Security Service (Avsec).
Juru bicara Avsec Mike Richards mengatakan bahwa Grizz lepas dari tali yang mengikatnya di area bandara Auckland, Selandia Baru pekan ini. Pihak kepolisian memutuskan untuk menembak anjing tersebut setelah kabur dan tidak bisa ditangkap.
Pihak Bandara mengklaim bahwa keputusan untuk menembak anjing adalah pilihan terakhir karena Grizz masuk ke daerah keamanan di jalur lepas landas.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: