Menurut jurnalis senior yang juga merupakan komentator politik dan pakar Eropa asal Inggris Javier Farje, hasil pemilu di Belanda akan mempengaruhi perilaku pihak-kanan di sejumlah negara lainnya yang akan menggelar pemilu, mengingat fakta bahwa Belanda adalah salah satu anggota pendiri Uni Eropa.
Ia menggarisbawahi pemilu Belanda sebagai hal yang penting, dalam arti bahwa itu adalah momen besar pertama di Eropa pasca Brexit yang telah menjadi "katalis" untuk partai kanan nasionalis di Eropa yang percaya negara mereka dapat meninggalkan Uni Eropa dengan cara yang sama seperti yang dilakukan oleh Inggris.
Lebih lanjut ia berpendapat bahwa pihak-kanan di Eropa telah didorong oleh kemenangan dari presiden AS Donald Trump, menyatakan bahwa mereka merasa bahwa Trump telah memberikan legitimasi kepada ide-kanan.
Farje juga menyatakan bahwa Trump telah membuat sumbangan besa untuk munculnya partai-partai kanan-jauh di Eropa, menyatakan bahwa mereka menggunakan slogan yang sama yang Trump digunakan selama kampanye pemilu, yakni membuat negara besar lagi.
Pihak kanan, menurut Fajre, juga telah mengambil keuntungan dari krisis pengungsi dan Islamophobia yang menyebar di sebagian besar negara-negara Eropa.
[mel]
BERITA TERKAIT: