Ini adalah bagian dari tur Asia yang dilakukannya selama sebulan. Tur tersebut membawa agenda bisnis untuk mempromosikan peluang investasi di kerajaan, termasuk penjualan saham di perusahaan negara raksasa Saudi Aramco.
Arab Saudi diketahui telah berupaya untuk meningkatkan penjualan minyak ke China, pasar minyak terbesar kedua di dunia, setelah kehilangan pangsa pasar ke Rusia tahun lalu.
Presiden China Xi Jinping mengatakan kepada Raja Salman di Great Hall bahwa kunjungan itu menunjukkan pentingnya hubungan kedua negara.
"Kunjungan ini akan mendorong maju dan terus meningkatkan kualitas hubungan kita dan menghasilkan buah yang baru," kata Xi dalam komentar di depan wartawan.
Wakil Menteri Luar Negeri China Zhang Ming mengatakan nota kesepahaman dan nota yang berpotensi bernilai sekitar 65 miliar dolar AS melibatkan sejumlah sektor, mulai dari sektor energi hingga ruang angkasa. Namun tidak ada rincian lebih lanjut yang dirilis.
"Presiden Xi Jinping dan Raja Salman adalah teman-teman lama," kata Zhang.
"Kerjasama praktis antara China dan Arab Saudi telah membuat prestasi besar, dan memiliki potensi yang sangat besar," sambungnya seperti dimuat
Channel News Asia.
[mel]
BERITA TERKAIT: