Penggantii Park nantinya akan menghadapi sejumlah pekerjaan rumah seperti ancaman yang meningkat dari berkemampuan nuklir Korea Utara yang telah mendorong penyebaran sistem pertahanan rudal AS, pembalasan China terhadap bisnis Korea dan tekanan untuk mereformasi konglomerat yang memainkan peran kunci dalam skandal yang menyebabkan kejatuhan Park.
Berikut ini adalah sejumlah kandidat terkemuka yang digadang-gadang akan bersaing merebut kursi nomor satu Korea Selatan.
MOON JAE-IN
Mantan anggota parlemen dan mantan pemimpin oposisi utama Partai Demokrat berusia 64 tahun ini dikalahkan Park dalam pemilihan presiden 2012 lalu dengan presentase 3 poin.
Ia kerap menyerukan perlunya merangkul dan bersatu dengan orang-orang Korea Utara. Moon juga menekankan bahwa ia tidak pernah bisa menerima rezim diktator atau menginjak-injak hak rakyat.
Ia juga berjanji untuk mempertegas kebijakan terhadap konglomerat dan mengatakan mereka membutuhkan reformasi.
Moon berada di puncak jajak pendapat dan disebut sebagai calon favorit.
AN HEE-JUNGIa menduduki posisi kedua favorit dalam survei di bawah Moon. Pembantu Mantan Presiden Roh Moo-hyun berusia 51 tahun ini adalah seorang liberal.
An juga pernah menduduki kursi gubernur provinsi Chungcheong Selatan selama dua periode. Beberapa pendukung telah menjulukinya dengan "Obama dari Korea Selatan".
AHN CHEOL-SOOAhn adalah mantan dokter dan pengusaha komputer yang kini berusia 55 tahun. Popularitas Ahn telah berkurang dalam beberapa bulan terakhir setelah mengundurkan diri sebagai co-chair dari oposisi Partai Rakyat setelah terlibat dalam skandal suap dana iklan. Ahn membantah terlibat.
Saat ini ia masih menjabat sebagai anggota parlemen Korea Selatan. Ia mendapat dukungan dari 9 persen responden dalam jajak pendapat terbaru.
Secara terbuka, Ahn mendorong dialog tentang Korea Utara, meskipun ia juga menganjurkan garis keras. Dia mengatakan sistem THAAD harus dikerahkan dan Korea Selatan harus melakukan upaya yang lebih besar untuk meyakinkan China bahwa sitem itu bukan ditujukkan untuk China.
Pada sektor ekonomi, ia membela perluasan usaha kecil dan menengah.
LEE JAE-MYEONGLee saat ini menjabat sebagai walikota Seongnam, sebuah kota sebelah tenggara dari Seoul. Namanya elonjak dalam jajak pendapat sebagai pengkritik keras Park sejak skandal yang menyebabkan pemakzulannya meletus.
Pria berusia 52 tahun ini adalah seorang anggota oposisi utama Partai Demokrat.
Dia mendapat dukungan dari 8 persen dalam jajak pendapat terbaru.
Lee menyebut dirinya sebagai pewaris sunchine policy atau kebijakan hangat dengan Korea Utara.
Ia baru-baru ini mengatakan kepada media China bahwa penyebaran THAAD harus dibatalkan.
[mel]
BERITA TERKAIT: