Menurut catatan UNICEF, Setidaknya ada 652 tewas di Suriah sepanjang tahun lalu. Sebagian besar korban anak itu muncul akibat serangan di dekolah-sekolah dan rumah-rumah.
Bukan hanya itu, konflik juga memaksa perpindahan eksternal dari sekitar 2,3 juta anak.
Setidaknya 255 dari kematian terjadi di sekolah atau sekitar sekolah tahun lalu.
UNICEF mengatakan satu dari setiap tiga sekolah tidak cocok untuk anak-anak, beberapa karena pekerjaan militan.
Laporan ini memperingatkan bahwa krisis di Suriah juga membawa anak menjadi pekerja anak, pernikahan dini ataupun militan anak.
Menurut UNICEF, setidaknya 851 anak-anak direkrut oleh militan tahun lalu, lebih dari dua kali dibandingkan dengan tahun sebelumnya
Beberapa pekan lalu, kelompok bantuan internasional Save the Children juga mengatakan bahwa da jutaan anak-anak Suriah yang hidup dalam keadaan stres dan menderita dari tingkat yang mengejutkan trauma akibat kontak yang terlalu lama akibat kengerian perang.
Dikatakan banyak anak Suriah yang hidup dalam keadaan takut bahkan setelah melarikan diri dari garis depan konflik.
[mel]
BERITA TERKAIT: