China Tak Akan Izinkan Hong Kong Dijadikan Basis Subversi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 02 Januari 2017, 19:24 WIB
China Tak Akan Izinkan Hong Kong Dijadikan Basis Subversi
Bendera hong Kong/Net
Kecil Besar
rmol news logo China tidak akan mengizinkan siapapun untuk menggunakan Hong Kong sebagai basis untuk subversi terhadap China daratan atau stabulitan politik.

Dalam sebuah keterangan yang disiarkan televisi negara awal tahun ini, Kepala Kantor Penghubung China di Hong Kong, Zhang Xiaoming mengatakan bahwa Beijing tidak akan mencampuri otonomi Hong Kong.

"Sejauh Hong Kong yang bersangkutan, tidak ada yang diizinkan melakukan dalam bentuk apapun, tindakan yang merusak kedaulatan dan keamanan negara," kata Xiaoming.

"Mereka tidak diperbolehkan untuk menentang otoritas pemerintah pusat atas Hukum Dasar Hong Kong, mereka tidak diperbolehkan untuk menggunakan Hong Kong untuk kegiatan infiltrasi subversi terhadap daratan untuk merusak stabilitas sosial dan politik," tambahnya.

Diketahui bahwa bekas koloni Inggris itu kembali ke China di bawah perjanjian "satu negara, dua sistem" yang menjamin kebebasan dan otonomi yang luas, termasuk sistem hukum yang terpisah.

Namun penguasa Partai Komunis di Beijing tetap memiliki kontrol utama. [mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA