Sebanyak 29 anggota parlemen dari Saenuri mengumumkan keputusan itu hari ini (Selasa, 27/12). Mereka adalah pihak yang mendukung gerakan parlemen memakzulkan Presiden Park Geun Hye yang juga berasal dari Saenuri.
Hal tersebut dilakukan di tengah skandal penyalahgunaan pengaruh dan campur tangan pihak luar atas pengambilan keputusn presiden.
Faksi tersebut juga mengatakan bahwa mereka ingin mengajak Sekjen PBB yang akan segera mengakhiri masa jabatannya, Ban Ki-moon untuk bergabung dan maju sebagai capres.
"Kami berharap Sekjen Ban Ki-moon akan bergabung dengan partai konservatifbaru untuk reformasi. Dan jika ia bergabung, maka akan terjadi persaingan yang adil," begitu kata salah seorang anggota faksi, Yoo Seong-min,
Pembelotan tersebut memangkas jumlah kursi yang diduduki Saenuri di parlemen.
Ban Ki-moon sendiri digadang-gadang cocok untuk memimpin Korea Selatan di masa depan.
Dalam jajak pendapat terbaru yang dirilis oleh Realmeter awal pekan ini, sebanyak 23,3 persen responsen mendung Ban sebagai presiden.
Namun demikian, sampai saat ini Ban belum pernah memberikan komentar soal kemungkinan ia maju sebagai calon presiden Korea Selatan di masa depan.
[mel]
BERITA TERKAIT: